Selasa, 02 Agustus 2016

Teks Lomba Pidato Bahasa Indonesia tentang Hari Kiamat

Yang terhormat dewan juri.

Yang saya hormati para panitia dan peserta lomba.

Dan para hadirin yang saya muliakan.


Bismillahirrahmanirrahim…

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Innalhamda lillaah nahmaduhu nasta'iinuhu wa nastaghfiruhu, wa na'uudzubillaahi min

syuruuri anfusina, wa min sayiaati a'maalina, man yahdillaahu falaa mudlillalah, wa man yudl lil

hu falaa haa diyalah. Wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuuluh. Ila yaumil qiyamah,

wa la nabiyya ba’da. Amma ba’du.

Marilah kitapanjatkan puji syukur kehadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya

kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang Insya Allah dimuliakan oleh

Allah ini.

Sholawat dirangkai salam tak lupa kita junjungkan kepada nabi besar kita, Nabi

Muhammad Saw. yang telah membawa kita semua dari zaman jahiliyah sampai pada zaman

islamiyah seperti sekarang ini. Dan hanya satu-satunya nabi yang telah diberikan mukjizat untuk

menuliskan firman Allah dalam Qur’anul Karim :

إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ

“Apabila matahari digulung,”

وَإِذَا النُّجُومُ انْكَدَرَتْ

“dan apabila bintang-bintang berjatuhan,”

وَإِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْ

“dan apabila gunung-gunung dihancurkan,”

وَإِذَا الْعِشَارُ عُطِّلَتْ

“dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan,”

وَإِذَا الْوُحُوشُ حُشِرَتْ

“dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,”

وَإِذَا الْبِحَارُ سُجِّرَتْ

“dan apabila lautan dijadikan meluap,”

وَإِذَا النُّفُوسُ زُوِّجَتْ

“dan apabila ruh-ruh dipertemukan”

(QS. At-Takwir ayat 1-7)


Ma’asyiral muslimin…

Sebagaimana yang kita ketahui, iman kepada Hari Kiamat merupakan salah satu rukun iman

yang keenam. Dan sudah pasti, Hari Kiamat pun akan terjadi. Dan tak ada satu pun makhluk

kecuali Allah, yang mengetahui kapan Malaikat Isrofil akan meniupkan sangkakalanya. Seperti

yang tertulis juga dalam Qur’an Surat al-Ahzab ayat 63 dan Allah berfirman:

يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا

Yang artinya, “Manusia bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kiamat. Katakanlah,

‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah.’ Dan tahukah kamu

(Muhammad) boleh jadi Hari Kiamat itu sudah dekat waktunya.”

Meskipun Hari Kiamat itu hanya Allah yang tahu, tetapi kita sebagai ciptaan sekaligus hamba-

Nya wajib menyiapkan bekal untuk akhirat. Apakah bekal itu? Apakah kita menyiapkan uang

berpuluh-puluh jut? Apakah kita menyiapkan bangunan besar berlapis baja? Apakah kita benar-

benar bisa merencanakan sesuatu? Tidak. Jawabannya tentu lah tidak. Kita sebagai manusia,

makhluk ciptaan-Nya yang paling sempurna, diberi akal, diberi hati nurani. Mari lah kita selalu

beribadah kepada-Nya, tidak menyekutukan-Nya, tidak melakukan larangan-Nya, dan berusaha

taat kepada apa yang telah Allah perintahkan.

Qur’an Surat al-Mulk ayat 2 yang berbunyi :

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

“Dialah Allah, yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji siapa di antara kalian

yang terbaik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”

Para hadirin rahimakumullah…

Begitu pun dengan dunia ini, tak ada yang kekal, tak ada yang dapat berkuasa selain Allah. Yang

ditangan-Nya lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Subhanallah.

Sebagaimana juga yang disebutkan dalam sebuah hadits Imam Tirmidzi yang meriwayatkan dari

Abu Sa’id Ra., bahwasannya Rasulullah Saw. telah bersabda, “Perbanyaklah mengingat pemutus

semua kelezatan, yakni kematian…” Bagaimana dengan zaman edan ini? Banyak di antara kita

yang hanya memikirkan dunia tetapi akhirat dilupakan begitu saja. Astagfirullahal’adzim.

Semoga kita semua termasuk golongan yang selalu mengingat Allah sampai hari kiamat nanti,

aamiin yaa robbal ‘alamin.




Jika ada jarum yang patah, jangan kau simpan di dalam peti.

Kalau ada kata yang salah, jangan kau simpan di dalam hati.

Burung irian, burung cenderawasih.

Cukup sekian dan terima kasih.


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

1 komentar :

Komentar bebas..
Komentar juga yang baik-baik,
Allah Maha Melihat , MalaikatNya mencatat.